Aksi pencurian terjadi di kawasan Jalan Garuda, Sei Kambing B, Kecamatan Medan Sunggal. Dua orang pemuda diduga mencuri dua buah bola lampu pada sekitar pukul 02.00 WIB, dan seluruh aksinya terekam kamera CCTV.
Berdasarkan rekaman CCTV, kedua pelaku terlihat lebih dulu mengamati situasi di sekitar lokasi. Mereka sempat duduk di bangku depan toko sebelum akhirnya melancarkan aksi pencurian.
Korban pencurian, Irwan, mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat dirinya tengah tertidur. Ia mengetahui kejadian itu setelah melihat rekaman CCTV.
“Oh iya, nama saya Irwan. Kita pemilik dari Family Foto ini yang beralamat di Jalan Garuda, Sei Kambing B, Medan Sunggal,” ungkapnya kepada wartawan, Senin (26/01/2026).
Irwan menjelaskan kronologi kejadian yang terekam kamera pengawas. Dua pelaku dengan tubuh kecil dan rambut cukup panjang awalnya melintas, kemudian kembali dan duduk di depan lokasi kejadian.
“Oh iya, jadi malam itu sekitar jam dua, waktu kami sudah tidur pulas lah gitu kan. Jadi ada anak muda dua orang, badannya kecil, rambutnya ya segini lah lumayan panjang lah. Jadi lewat dari ujung sana melewati… sementara dia melewati toko, lalu dia kembali lagi dengan dua orang itu, duduk di bangku kita di sini. Jadi setelah itu, selang berapa lama, baru dia naik ke apa itu, ke tempat lampu kita itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Irwan menjelaskan cara pelaku menjalankan aksinya. Salah satu pelaku memanjat jerjak toko dengan tangan kosong untuk mengambil bola lampu yang terpasang.
“Ya dia begitu, pertama dia duduk di situ, setelah itu dia istilahnya peregangan lah mungkin sebelum ini (beraksi) ya kan. Jadi dia naik ke jerjak kita ini, lalu memanjat lah gitu, manjat dia ke atas kan. Pertamanya ambil satu, setelah itu baru dia keluar dulu sebentar, balik lagi baru dia ambil yang satu lagi. Jadi dua bolanya (bola lampu) diambil,” ujarnya.
Dari hasil pengamatan CCTV, Irwan memastikan para pelaku tidak menggunakan alat apa pun saat beraksi. Seluruh tindakan dilakukan dengan tangan kosong.
“Tangan kosong kayaknya. Dari segi kamera kita dapat, tangan kosong dia begitu,” pungkasnya.
Hingga saat ini, rekaman CCTV tersebut menjadi bukti utama untuk mengungkap identitas pelaku. Korban berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi di lingkungan tersebut.
















