Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Kota Medan Tahun 2025 Daerah Pemilihan I hingga V digelar di gedung DPRD Kota Medan. Rapat tersebut ditutup dengan penyampaian sambutan oleh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas.
Dalam penutupannya, WaliKota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menekankan pentingnya pelaksanaan reses sebagai bagian strategis fungsi DPRD.
“Saudara Ketua dan segenap anggota dewan yang terhormat, serta hadirin yang saya hormati. Pelaksanaan reses merupakan salah satu fungsi dewan yang saya pandang cukup strategis dalam rangka menjalin komunikasi dan menjaga sinergitas pembangunan secara timbal balik guna mengharmonisasikan antara kebijakan dan program pembangunan kota dengan menjaring aspirasi masyarakat,” ungkapnya di penutup rapat, Senin (19/01/2026).
Ia menegaskan bahwa reses merupakan bentuk tanggung jawab dan pengabdian anggota dewan kepada masyarakat.
“Reses merupakan gambaran dan bentuk tanggung jawab serta pengabdian anggota DPRD dalam menjawab aspirasi serta berbagai kebutuhan dan permasalahan yang hadir di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rico mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus bersinergi membangun Kota Medan.
“Melalui sidang dewan yang terhormat ini, saya ingin mengajak kita semua seluruh pemangku kepentingan kota untuk dapat bersama-sama berpartisipasi sekaligus bersinergi dalam meningkatkan komitmen pembangunan kota sehingga dapat menjadi modal sosial yang besar di tengah-tahun masyarakat,” ungkapnya.
Wali Kota Medan juga menyinggung musibah bencana yang baru-baru ini dialami sebagian warga Kota Medan.
“Saudara Ketua dan segenap anggota dewan yang terhormat, serta hadirin yang kami muliakan. Kita sama-sama melihat dan merasakan bahwa sebagian dari masyarakat Kota Medan, saudara-saudara kita, mengalami musibah bencana beberapa waktu yang lalu,” jelasnya.
Menurutnya, peristiwa tersebut menjadi pembelajaran penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan pembangunan kota.
“Hal ini tentu saja menjadi pembelajaran bagi kita untuk dapat meningkatkan kesiapsiagaan dan respons kita dalam mengatasi permasalahan pembangunan kota, terutama dalam hal mitigasi dan tanggap darurat terhadap bencana,” paparnya.
Rico menekankan pentingnya rasa memiliki dan kerja sama lintas sektor dalam pembangunan kota.
“Oleh karena itu, kami benar-benar menyadari bahwa perlu adanya rasa memiliki dan sinergi dari seluruh pihak, seperti slogan ‘Medan Berkah, Semua Ada, Semua Ada Medan’,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan pembangunan.
“Kerja sama dan koordinasi yang baik lintas lembaga adalah kunci utama dalam menyukseskan pembangunan dan menghadapi bencana, serta menjadikan Kota Medan yang bertuah, inklusif, maju, dan berkelanjutan melalui semangat transformasi,” pungkasnya.

















