Update 2025: Besaran BLT, BPNT, dan PKH Terbaru Serta Cara Cek Penerima Online
Update 2025: Besaran BLT, BPNT, dan PKH Terbaru Serta Cara Cek Penerima Online. Pemerintah Indonesia terus menjalankan beragam program dukungan sosial yang ditujukan untuk masyarakat yang membutuhkan. Tiga program utama yang menjadi fokus adalah Bantuan Langsung Tunai, Bantuan Pangan Non Tunai, dan Program Keluarga Harapan.
Namun, masih banyak warga yang belum mengerti cara untuk mengecek status mereka, apakah mereka terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak. Kementerian Sosial telah menyediakan solusi digital untuk mengatasi kebingungan ini.
Saat ini, pengecekan status dapat dilakukan dengan gampang, cepat, dan tanpa biaya melalui situs resmi Kementerian Sosial. Warga tidak perlu datang langsung ke kantor desa atau kelurahan hanya untuk memverifikasi status mereka.
Mengenal perbedaan antara BLT, BPNT, dan PKH
Sebelum menguraikan cara pengecekan, penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan mendasar antara ketiga jenis bantuan sosial tersebut. Ketiga program ini memiliki tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun masing-masing ditujukan untuk kelompok dan kebutuhan yang berbeda.
Berikut adalah ringkasan tentang ketiga program bantuan itu:
– BLT (Bantuan Langsung Tunai): Bantuan ini diberikan dalam bentuk uang tunai kepada masyarakat dengan penghasilan rendah yang terpengaruh oleh kondisi ekonomi. Penyalurannya biasanya dilakukan secara rutin melalui bank Himbara atau kantor pos terdekat.
– BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai): Program ini menawarkan dukungan dalam bentuk saldo elektronik yang tidak dapat dicairkan. Saldo ini hanya bisa digunakan untuk membeli bahan makanan pokok di e-warong yang bekerja sama dengan pemerintah.
– PKH (Program Keluarga Harapan): Bantuan ini diberikan dengan syarat kepada keluarga yang terdaftar sebagai miskin dan memiliki komponen tertentu. Komponen tersebut mencakup ibu hamil, anak balita, anak sekolah, orang tua lanjut usia, atau penyandang disabilitas berat.
Penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan ketiga jenis bantuan ini. Pengetahuan ini akan lebih membantu mereka dalam memahami jenis bantuan yang mungkin bisa mereka terima.
Mengetahui cara memeriksa status bansos melalui situs Kemensos
Untuk mengetahui status partisipasi dalam program bansos, warga dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui portal resmi Cek Bansos Kemensos. Proses ini dirancang agar mudah dan hanya memerlukan data yang sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk.
Berikut adalah langkah-langkah untuk memeriksa status penerima bansos:
– Buka browser di perangkat komputer atau ponsel Anda, lalu kunjungi alamat https://cekbansos.kemensos.go.id.
– Isi lengkap data daerah tempat tinggal Anda pada kolom yang ada, pastikan sesuai dengan alamat di KTP, termasuk: Provinsi – Kabupaten/Kota – Kecamatan – Desa/Kelurahan.
– Masukkan nama lengkap Anda pada kolom “Nama PM” (Penerima Manfaat), pastikan ejaannya tepat.
– Tuliskan empat karakter kode verifikasi yang terlihat dalam kotak yang tersedia. Jika kode sulit dibaca, klik kotak tersebut untuk mendapatkan kode baru.
– Tekan tombol “Cari Data”.
Setelah itu, sistem akan segera memproses data dan menampilkan informasi apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak. Hasilnya akan membandingkan nama dan wilayah yang dimasukkan dengan data yang ada di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial.
Pembaruan besaran bansos BLT, BPNT, dan PKH
Pemerintah telah menetapkan jumlah bantuan untuk beragam program yang disalurkan. Besaran yang diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat bervariasi tergantung pada jenis bantuan dan kategori penerima.
Berikut adalah rincian jumlah bansos yang perlu diketahui oleh masyarakat:
1. BLT Kesra: Bantuan ini ditetapkan sebesar Rp900 ribu per keluarga, dengan jadwal pencairan yang dimulai pada 20 Oktober 2025.
2. BPNT: Bantuan pangan ini biasanya diberikan sebesar Rp600 ribu untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan keluarga.
3. Program Keluarga Harapan (PKH): Jumlah bantuan PKH ditentukan setiap tahun dan disalurkan secara bertahap. Rincian berdasarkan kategori dalam satu keluarga adalah sebagai berikut:
Ibu hamil dan anak usia 0 hingga 6 tahun: Rp3 juta per tahun.
Siswa Sekolah Dasar: Rp900 ribu setiap tahun.
Siswa Sekolah Menengah Pertama: Rp1.500.000 setiap tahun.
Siswa Sekolah Menengah Atas: Rp2 juta per tahun.
Lanjut usia (di atas 60 tahun): Rp2.400.000 setiap tahun.
Penyandang disabilitas berat: Rp2.400.000 setiap tahun.
Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000 setiap tahun (dibayarkan secara bertahap).
Program bantuan sosial seperti BLT, BPNT, dan PKH menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan adanya fitur untuk memeriksa status bantuan sosial di situs web cekbansos.kemensos.go.id, proses pengecekan data menjadi lebih mudah dan transparan.
Masyarakat diajak untuk menggunakan fasilitas ini dengan bijaksana. Memeriksa secara rutin dapat membantu memastikan bahwa bantuan sosial yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

















