Anggota PP Tewas Saat Penertiban Bangunan Belawan
Medan – Seorang anggota dari ormas pemuda pancasila (PP) tewas tertipa dinding ketika prosesi penertiban bangunan di Jalan Beliton Kelurahan Belawan II, Medan Belawan.
Hal ini juga dikonfirmasi kebenarannya oleh Kasatpol PP Kota Medan. Saat itu mereka sedang melakukan penertiban bangunan di atas drainase pada hari Kamis (11/5)
“Iya, kemarin itu kita penertiban bangunan di atas drainase,” ujarnya Jumat (12/5)
Beliau menjelaskan bahwa adanya gesekan di antara petugas penertiban dengan anggota PP. Penolakan dilakukan oleh anggota PP karena mereka tidak terima jika markas mereka yang ada di atas drainase dibongkar.
Gesekan semakin memanas, hingga kedua belah pihak mulai melancarkan aksi saling lempar batu.
“Anggota kita ada yang terkena lemparan batu karena memang suasananya semakin panas,” ujar beliau.
Untuk meredahkan suasana kedua belah pihak melakukan perundingan. Dengan hasil pihak PP akan diberikan waktu 2 hari untuk mengevakuasi markasnya.
Namun ketika surat perjanjian sudah selesai, beberapa dari pihak ormas masih menolak keputusan tersebut. Sehingga terjadinya bentrokan kembali dan petugas melanjutkan pembongkarannya.
Ketika tembok markas PP sudah mau rubuh akibat palu, Salah satu anggota PP mendekati bangunan tersebut dan tewas tertimpa bangunan.
“Saat mau roboh, kami pun sudah menjauh, tiba-tiba lari dia (anggota PP yang tewas) ke arah bangunan itu,” ujarnya.
“Jadi saat itu Satpol PP menertibkan kantor kita di Jalan Beliton pakai palu. Nah, beberapa anggota coba mempertahankan kantor itu,” kata Hendra kepada detikSumut, Jumat (12/5/2023).
“Waktu itu Dedi ini mau menyelamatkan barang-barang di dalam gedung. Ternyata tertimpa beton gedung itu pas di bagian kemaluan serta pinggangnya,” tambahnya.

















