BSU BPJS Ketenagakerjaan 2025 Cair Berapa Kali? Simak Penjelasannya
Bantuan Subsidi Upah (BSU) BPJS Ketenagakerjaan kembali disalurkan pada tahun 2025 sebagai upaya pemerintah menjaga daya beli pekerja di tengah tantangan ekonomi. Namun, banyak yang bertanya, BSU 2025 cair berapa kali? dan bagaimana proses pencairannya?
Tahapan Pencairan BSU 2025
Pencairan BSU BPJS Ketenagakerjaan tahun 2025 dilakukan secara bertahap dalam beberapa batch. Hingga pertengahan Juli 2025, penyaluran sudah mencapai batch 4 dan masih akan dilanjutkan ke batch 5. Penyaluran ini tidak dilakukan sekaligus karena jumlah penerima yang mencapai jutaan orang sehingga pemerintah membagi prosesnya untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Berapa Kali BSU 2025 Cair?
Secara teknis, pencairan BSU tahun ini dilakukan dalam 4-5 batch pencairan selama periode program. Setiap penerima akan menerima bantuan sekali saja sebesar Rp600.000 untuk periode dua bulan (Juni-Juli 2025). Jadi, meskipun pencairan dilakukan beberapa kali secara bertahap, penerima hanya mendapatkan satu kali pencairan dana BSU.
Metode Penyaluran BSU
Pencairan dilakukan melalui:
- Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN)
- Bank Syariah Indonesia (untuk wilayah tertentu)
- Kantor Pos Indonesia sebagai alternatif bagi penerima tanpa rekening bank atau jika terjadi kendala rekening
Cara Mengecek Status Penerimaan BSU
Kamu dapat mengunjungi laman resmi BSU Kemnaker untuk memasukkan NIK dan memeriksa status pencairan. Notifikasi yang muncul akan memberikan informasi apakah Anda sudah masuk batch penerima dan dana sudah cair atau masih dalam proses.
Panduan Mencairkan BSU di Kantor Pos
Langkah Mudah Mencairkan BSU
- Dapatkan QR Code bantuan melalui aplikasi Pospay.
- Datang langsung ke Kantor Pos dengan membawa e-KTP dan QR Code.
- Dana Rp600.000 akan dicairkan secara tunai oleh petugas.
- Proses ini tidak bisa diwakilkan dan harus dilakukan sendiri oleh penerima.
Kenapa Pencairan BSU Dilakukan Bertahap?
Pencairan bertahap dilakukan karena:
- Jumlah penerima sangat banyak, sekitar 17,3 juta orang.
- Pemerintah perlu melakukan verifikasi data secara menyeluruh agar bantuan tepat sasaran.
- Validasi berlapis antara BPJS Ketenagakerjaan, Kemnaker, dan bank penyalur membutuhkan waktu.
Dengan demikian, walaupun pencairan terlihat masuk dalam batch berbeda, setiap penerima hanya mendapatkan bantuan satu kali dan pencairan sebagian besar berjalan lancar.

















Comments 1