Cara Shalat Jama’ dan Qashar Sesuai Sunnah Rasulullah
Shalat adalah tiang agama dan kewajiban utama bagi setiap muslim. Dalam beberapa situasi, seperti bepergian, Shalat Jama’ dan Qashar dapat menjadi solusi praktis untuk tetap menjalankan kewajiban ini.
Namun, Islam juga memberikan kemudahan bagi umatnya dalam kondisi tertentu, seperti saat bepergian jauh.
Dalam keadaan seperti ini, Rasulullah SAW memberi keringanan, agar umat tetap dapat beribadah tanpa kesulitan.
Pengertian Shalat Jama’ dan Qashar
Shalat jama’ berarti menggabungkan dua waktu shalat dalam satu waktu, seperti Zuhur dengan Asar atau Magrib dengan Isya.
Sedangkan qashar adalah meringkas jumlah rakaat dari empat rakaat menjadi dua rakaat, berlaku untuk shalat Zuhur, Asar, dan Isya.
Rasulullah SAW sering melakukannya ketika dalam perjalanan, dan para sahabat mencontohkan hal ini sebagai bentuk ketaatan terhadap sunnah.
Tata Cara Shalat Jama’ dan Qashar
Pelaksanaan jama’ dan qashar mengikuti cara Rasulullah SAW.
- Pertama, bagi yang melakukan jama’ takdim, yaitu menggabungkan dua shalat di waktu pertama, misalnya Zuhur dan Asar dilakukan di waktu Zuhur.
Lakukan \Zuhur dua rakaat (karena qashar), kemudian salam, dilanjutkan shalat Asar dua rakaat dengan niat jama’ takdim. - Kedua, bagi yang memilih jama’ ta’khir, yaitu menggabungkan di waktu kedua, maka lakukan Zuhur dan Asar di waktu Asar.
Niatkan untuk jama’ ta’khir, lalu lakukan Zuhur dua rakaat, kemudian salam, dilanjutkan shalat Asar dua rakaat.
Untuk shalat Magrib dan Isya, pelaksanaannya sama.
Magrib tetap tiga rakaat karena tidak bisa diqashar, lalu lanjutkan dengan shalat Isya dua rakaat.
Baik dilakukan secara jama’ takdim di waktu Magrib, maupun jama’ ta’khir di waktu Isya.
Baca Juga: Sederet Bansos yang Cair Serentak Pada Oktober 2025
Contoh Niat Shalat Jama’ dan Qashar
Untuk jama’ takdim Zuhur dan Asar: Ushalli fardha zhuhri rak‘ataini maqshūratan majmū‘atan ma‘a al-‘ashri lillāhi ta‘ālā
Artinya: Aku niat shalat fardhu Zuhur dua rakaat dengan qashar dan dijama’ dengan Asar karena Allah Ta’ala.
Untuk jama’ ta’khir Asar dan Zuhur: Ushalli fardha zhuhri rak‘ataini maqshūratan ma‘a al-‘ashri lillāhi ta‘ālā
Artinya: Aku niat shalat fardhu Zuhur dua rakaat dengan qashar dan dijama’ dengan Asar karena Allah Ta’ala.
Hikmah
Keringanan dalam shalat jama’ dan qashar menunjukkan kasih sayang Allah SWT kepada hamba-Nya.
Islam tidak ingin memberatkan, melainkan memudahkan umat agar tetap terjaga dalam ibadah meski dalam kondisi sulit.
Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah mencintai ketika hamba-Nya mengambil rukhsah (keringanan) yang telah Dia berikan, sebagaimana Dia mencintai ketika hamba-Nya menjalankan perintah.
Kesimpulan
Shalat jama’ dan qashar adalah bentuk kemudahan dalam Islam agar umat tetap bisa menegakkan ibadah di mana pun berada.
Umat muslim sebaiknya memahami tata caranya dengan benar sesuai sunnah Rasulullah SAW.
Dalam perjalanan jauh, hujan, atau keadaan mendesak, jangan tinggalkan shalat, karena Allah telah memberikan kelonggaran yang penuh rahmat bagi umat-Nya.
Follow Instagram Medanaktual: https://www.instagram.com/medan.aktual/

















