Rapat Paripurna DPRD Kota Medan digelar untuk penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses IV Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025–2026 Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan I hingga V. Rapat ini berlangsung di gedung DPRD Kota Medan dan dihadiri pimpinan serta anggota dewan.
Dalam rapat paripurna tersebut, salah satu anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan II turut menyampaikan laporan hasil reses. Anggota DPRD Medan Daerah Pemilihan 2 sekaligus yang mewakili Komisi 2, Dr. Drs. H. Muslim, M.S.P., menyampaikan pandangannya terkait aspirasi masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Dr. Drs. H. Muslim, M.S.P., menyoroti pelaksanaan reses yang telah dilakukan secara berulang. Ia menyampaikan bahwa masyarakat melihat reses ini sudah bosan.
“Kami komisi 2 menyampaikan laporan reses kedua, adapun reses IV sidang 1 tahun 2025-2026 yang masing- masing kami laksanakan di wilayah medan ada sebanyak 420 usulan reses ini sudah dilaksanakan ke IV. sudah bosan juga masyarakat melihat reses ini karena realisasinya sangat minim,” ujarnya saat pemaparan, Senin (19/01/2026).
Ia menjelaskan bahwa minimnya realisasi usulan reses tidak terlepas dari pembahasan anggaran daerah.
“Kita maklum karena memang yang perlu kita bahas adalah APBD kota Medan 2026 kami dapil dua berharap 35 Persen APBD untuk wilayah Utara bisa segera di realisasi,” jelasnya.
Menurutnya, alokasi anggaran tersebut dinilai penting untuk menjawab berbagai keluhan masyarakat.
“Kami yakin semua keluhan masyarakat di medan utara agar bisa dilaksanakan kalau 35 persen ini bisa di realisasi di medan utara,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya kesepakatan anggota dewan terkait persoalan banjir. Ia menyatakan, “Pada waktu kami reses semua dari sembilan anggota dewan yang ada di utara sepakat mengusulkan normalisasi sungai deli dan sungai bedera.”
Ia juga menyoroti kondisi sungai yang sudah lama tidak dinormalisasi.
“Kami mengingat sungai bedera dan sungai deli ini di normalisasi terakhir tahun 2000 bayangkan 25 tahun sungai deli dan sungai bedera tidak ada lagi normalisasi kalau satu tahun enam kali banjir,” ungkapnya.
Menutup penyampaiannya, ia menegaskan kembali permohonan kepada Pemerintah Kota Medan.
“Kami kebetulan saat melaksanakan reses baru dua minggu banjir besar melanda kota medan jadi keluhan masyarakat karena kami di wilayah utara yang paling banyak terdampak banjir yang melanda kota medan, pada kesempatan kami menyampaikan mohon bagi pemerintah kota medan di realisasi 35 persen APBD untuk daerah medan utara,” pungkasnya.














