Perubahan mulai disiapkan PSMS Medan seiring kehadiran pelatih anyar Eko Purdjianto. Ia memberi sinyal evaluasi menyeluruh terhadap komposisi pemain yang ditinggalkan tim sebelumnya.
Eko tidak menutup kemungkinan melakukan perombakan skuad, termasuk pada sektor pemain asing. Langkah tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan tim serta konsep permainan yang ingin ia terapkan.
Sejumlah wajah baru sudah mulai bergabung dalam sesi latihan bersama PSMS Medan. Eko menyebut enam pemain rekrutan anyar telah ikut berlatih dan menjadi bagian dari proses penilaian awal.
“Ya memang sudah ada beberapa pemain yang masuk, seperti yang dibilang manajemen, karena sesuai kebutuhan,” ujar Eko, Kamis (08/01/2025) lalu.
Meski demikian, proses evaluasi belum berhenti pada pemain yang telah datang. Ia menegaskan masih akan melihat perkembangan tim dalam beberapa waktu ke depan sebelum mengambil keputusan lanjutan.
“Dan besar kemungkinan juga mungkin beberapa pemain yang dibutuhkan termasuk pemain asing,” ucapnya.
Menurut Eko, semua keputusan akan didasarkan pada kecocokan pemain dengan skema permainan yang dibangunnya. Dukungan penuh dari manajemen disebut menjadi faktor penting dalam proses pembentukan tim.
“Ya kalau tidak masuk skema saya kita cari yang lebih bagus, karena suport dari manajemen juga luar biasa,” tuturnya.
Eko juga memastikan tidak ada pemain yang langsung tersingkir atau diistimewakan. Seluruh anggota skuad saat ini dinilai memiliki peluang yang sama untuk bertahan, selama mampu menjalankan filosofi bermain secara konsisten.
“Semua pemain saat ini yang terbaik, saya tidak mandang apapun, tapi ya saya terbuka untuk semua pemain, kalau yang bisa menerapkan filosofi bermain saya dengan konsisten ya bisa bertahan,” tutupnya.
Sebelumnya, PSMS Medan telah resmi menambah kekuatan pada bursa transfer Januari 2026 dengan mendatangkan Adlin Cahya, Ahmad Walid, Abdul Zaki Alim, Muhammad Fazri, Husein Anshori, dan Dani Saputra sebagai bagian dari persiapan menghadapi lanjutan kompetisi.















