Museum Tjong A Fie Medan: Tempat Wisata Sejarah dan Budaya di Jantung Kota Medan
Kota Medan dikenal sebagai salah satu kota besar di Indonesia yang kaya akan warisan sejarah dan budaya.
Salah satu tempat wisata sejarah di Medan yang wajib dikunjungi adalah Museum Tjong A Fie, sebuah bangunan berarsitektur unik yang memadukan gaya Tionghoa, Melayu, dan Eropa.
Bangunan bersejarah ini dulunya merupakan kediaman Tjong A Fie, seorang tokoh Tionghoa yang sangat berpengaruh dalam pembangunan Kota Medan di masa lalu.
Kini, rumah tersebut telah diubah menjadi museum yang menyimpan banyak cerita tentang sejarah, arsitektur, dan nilai-nilai budaya yang masih relevan hingga saat ini.
Sejarah Museum Tjong A Fie: Rumah Saudagar Dermawan Medan
Museum Tjong A Fie dulunya adalah rumah pribadi Tjong A Fie yang dibangun pada tahun 1895 dan selesai pada 1900.
Rumah megah ini merupakan hadiah untuk istri ketiganya yang berdarah Melayu-Tionghoa, Lim Koei-Yap.
Barulah pada tahun 2009, rumah ini diresmikan sebagai museum oleh cucu Tjong A Fie, Fon Prawira, untuk melestarikan sejarah keluarga sekaligus warisan budaya Medan.
Pada tahun 2010, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan Rumah Tjong A Fie sebagai cagar budaya nasional.
Sekitar 70-80% bagian bangunan masih asli, lengkap dengan koleksi pribadi Tjong A Fie yang tetap dipertahankan.
Siapa Tjong A Fie?
Tjong A Fie adalah tokoh Tionghoa terkenal di Medan yang dijuluki sebagai “Mayor Tjong A Fie”.
Ia dikenal sebagai pengusaha sukses yang memiliki perkebunan tembakau luas, pemilik Bank Batavia (sekarang Bank QNB Indonesia Medan Pemuda), serta tokoh dermawan yang banyak menyumbang untuk pembangunan Kota Medan.
Beberapa kontribusinya yang paling dikenang meliputi pembangunan:
- Masjid Lama Gang Bengkok
- Kelenteng Kwan Te Kong
- Jembatan Kebajikan
- Jam besar di Balai Kota Medan
Ia juga dikenal sering membantu masyarakat miskin dan anak-anak yang tidak mampu bersekolah.
Hubungannya yang erat dengan Kesultanan Deli menunjukkan kuatnya nilai toleransi dan persaudaraan lintas budaya pada masa itu.
Daya Tarik Museum Tjong A Fie
Museum Tjong A Fie memiliki banyak hal menarik, mulai dari arsitektur klasik, ruangan bersejarah, hingga spot foto Instagramable.
Beberapa daya tarik utamanya meliputi:
Arsitektur Multibudaya
Perpaduan gaya Tiongkok, Eropa, dan Melayu terlihat jelas di setiap sudut bangunan.
Warna hijau pada jendela dan ornamen kayu mencerminkan gaya Melayu.
Sementara ruang dansa di lantai dua menunjukkan sentuhan Eropa, dan hampir seluruh desain interior mencerminkan gaya khas Tiongkok.
Halaman Feng Shui
Terdapat taman terbuka di tengah rumah yang disebut halaman Feng Shui, dipercaya membawa keberuntungan serta memperlancar sirkulasi cahaya dan udara di dalam rumah.
Spot Foto Unik
Setiap ruangan di museum menyuguhkan nuansa klasik, mulai dari kamar pribadi Tjong A Fie, ruang keluarga, ruang bersantai, hingga galeri seni.
Namun, beberapa tempat seperti ruang sembahyang dan kamar utama tidak diperkenankan untuk difoto.
Coffee Shop Bergaya Heritage
Di lantai satu, tersedia coffee shop bertema klasik yang menyajikan berbagai menu minuman dan tempat bersantai sambil menikmati ilustrasi sejarah Kota Medan dalam bentuk sketchbook.
Lokasi Museum Tjong A Fie
Museum ini sangat mudah diakses karena berada di pusat kota Medan:
- Alamat: Jl. Jendral Ahmad Yani No. 105, Kesawan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara
- Dekat dengan: Istana Maimun, Merdeka Walk, Masjid Raya Medan
- Harga Tiket dan Jam Buka Museum Tjong A Fie
- Jam Operasional: Setiap hari, pukul 09.00 – 17.00 WIB
- Harga Tiket Masuk: Rp 35.000 per orang
- Fasilitas: Guide, spot foto, coffee shop, ruang galeri, taman terbuka
Kesimpulan
Jika kamu mencari wisata budaya dan sejarah di Medan, maka Museum Tjong A Fie adalah pilihan yang tidak boleh dilewatkan.
Selain bisa menikmati arsitektur kuno yang menawan, kamu juga bisa belajar banyak tentang sejarah Kota Medan dan tokoh-tokoh penting di balik perkembangannya.

















