PSMS Medan kembali bergerak di bursa transfer Januari 2026. Manajemen merekrut empat pemain muda untuk memperkuat sektor U-21 pada sisa musim Championship.
Langkah ini diambil untuk memenuhi regulasi kompetisi. Selain itu, kebijakan tersebut ditujukan untuk meningkatkan persaingan internal tim.
Empat pemain yang resmi bergabung adalah Abdul Zaki Alim, Muhammad Fazri, Husein Anshori, dan Dani Saputra. Seluruhnya didatangkan untuk mengisi slot pemain U-21.
Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, menyebut perekrutan itu didasarkan pada evaluasi tim pelatih. Dari hasil penilaian, hanya satu pemain muda yang dinilai tampil menonjol sejauh ini.
“Jadi hasil evaluasi, hanya satu pemain (muda) yang menonjol, yang lain timpang. Jadi dicari pemain yang bisa memenuhi regulasi (U-21). Praktis sekarang hanya Reyki Fariz (yang menonjol) sisanya menurut pelatih masih dibawah dia,” ujarnya, Jumat (09/01/2025) pagi.
Ia menjelaskan bahwa minimnya persaingan berdampak pada kondisi mental pemain muda. Situasi tersebut dinilai membuat kompetisi internal berjalan kurang maksimal.
“Jadi secara psikologisnya, kurang kompetitif jadinya. Jadi kita datangkan pemain untuk yang regulasi, jadi jiwa kompetisi (antar pemain) nya ada, agar keluar dari rasa nyaman juga,” ucapnya.
Selain mendorong persaingan, kehadiran empat pemain baru memperluas pilihan posisi. Kondisi ini memberi keleluasaan bagi pelatih dalam menyusun susunan pemain.
“Lalu dengan adanya mereka pilihan juga pasti lebih banyak dengan posisi yang juga lebih banyak,” ujar Fendi.
Fendi menegaskan bahwa proses perekrutan tetap melibatkan pelatih. Manajemen hanya mengajukan opsi pemain sesuai kebutuhan tim.
“Kami manajemen mencari pemainnya, kita tawarkan ke pelatih dan ketika pelatih bilang cocok, ya kita ambil,” ucap Fendi menambahkan.
Terkait pelatih baru PSMS Medan, Eko Purdjianto, manajemen telah menyampaikan target tim. Target tersebut menjadi acuan kerja hingga akhir musim.
“Saya sudah sampaikan ke pelatih baru, pastinya kita punya target, target itu yang harus dicapai pelatih maupun tim,” ungkapnya.
Manajemen berharap pelatih mampu menyusun rencana kerja yang jelas. Dukungan fasilitas akan diberikan sesuai kebutuhan tim.
“Kami manajemen hanya memberikan fasilitas, apapun yang dibutuhkan tim kita persiapkan, Coach Eko juga harus punya roadmap, planning kedepan itu harus seperti apa, dengan kemauan manajemen seperti apa, mampu tidak dia (merealisasikannya),” tutupnya.

















