Pemerintah Kota Medan menegaskan perlunya perubahan cara pandang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan kota agar tidak berhenti pada rutinitas administratif semata. Pembangunan ke depan didorong untuk menghadirkan nilai karya, estetika, serta meninggalkan legasi jangka panjang bagi Kota Medan.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026. Dalam forum tersebut, Rico mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar merancang program pembangunan yang matang, inovatif, dan berkelanjutan.
Berdasarkan pantauan kru Medanaktual dari akun media sosial resmi Pemko Medan, Rico Waas menyoroti masih adanya pola pembangunan yang cenderung menggunakan pendekatan lama, khususnya pada program-program dasar seperti perumahan dan infrastruktur permukiman. Ia mempertanyakan apakah standar pembangunan yang selama ini diterapkan benar-benar mencerminkan kualitas hunian yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
“Jangan sampai kita terus mengulang pola 10 tahun lalu. Dunia desain dan pembangunan sudah berkembang. Sekarang ada konsep urban design, rumah efektif, hingga desain ramah lingkungan. Kenapa tidak kita adaptasi?” kata Rico Waas dalam pantauan kru langsung, Rabu (21/01/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pembangunan yang akan dilaksanakan harus seamangat berkarya, yang menyenangkan, dan penuh inspirasi.
“Saya ingin dalam perencanaan pembangunan kota itu dicari inspirasi yang menarik, menyenangkan, dan dieksekusi dengan baik. Kita ini bukan hanya mengerjakan pekerjaan, tapi membangun karya dan legasi untuk Kota Medan,” ujarnya.
Rico juga menegaskan bahwa inovasi merupakan tanggung jawab kepemimpinan di tingkat kepala dinas. Ia berharap jajaran pimpinan OPD mampu melahirkan solusi baru dan karya terbaik yang sejalan dengan visi pembangunan Kota Medan ke depan.
“Saya berharap pembangunan kota Medan ke depan tidak hanya fungsional, tetapi juga berkarakter, berkelanjutan, dan meninggalkan warisan positif bagi generasi mendatang,” pungkas Rico Waas.
















